Dampak Buruk Stres Bagi Kecantikan

31 Maret 2018 - Kategori Blog

Dampak Buruk Stres Bagi Kecantikan 150x150 - Dampak Buruk Stres Bagi Kecantikan

Dampak Buruk Stres Bagi Kecantikan 

Stres tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan saja, namun juga berdampak buruk bagi kecantikan kulit dan rambut. Berikut beberapa dampak buruk stres bagi kecantikan.

1. Kulit menjadi sensitif
Ketika merasakan stres, sistem kekebalan tubuh bakal menurun sehingga 
mengakibatkan tubuh gampang terkena penyakit. Kulita yang adalah lapisan 
terluar sekaligus pelindung tubuh menjaid terganggu sampai akibatnya kulit menjadi senstif 
dan gampang mengalami sekian banyak masalah laksana alergi, gatal-gatal dan beda sebagainya.

2. Kulit berminyak
Stres akan membuat produksi minyak lebih banyak dari biasanya. Hal ini disebabkan karena stres menyebabkan produksi hormon testosteron meningkat sehingga membuat produksi minyak dalam tubuh ikut meningkat. Nah jika sudah seperti ini, kulit akan menjadi berminyak dan kusam.

3. Mengangu regenerasi sel kulit
Regenerasi sel kulit sangat penting untuk memperbaiki atau mengganti sel kulit yang telah rusak atau mati agar kulit selalu sehat dan segar serta awet muda. Regenerasi sel kulit biasanya terjadi pada malam hari ketika kita sedang tidur. Orang stresakan mengalami insomnia atau gangguan tidur, hal ini yang membuat regenerasi kulit menjadi terangganggu

4. Membuat elasitas kulit menurun dan penuaan dini
Stres akan menciptakan kulit cepat menua, urusan ini tentu paling menakutkan sekali, 
terlebih bila urusan tersebut terjadi padaumur muda. Ya stres akan menciptakan regenerasi kulit
menjadi terganggu, dan urusan ini akan menciptakan elasitas kulit menurun, dan andai terus terjadi
akhinya akan hadir kerutan serta garis-garis halus yang adalah tanda penuaan.
 Selain tersebut stres pun akan menerbitkan hormon yang mengganggu peredaran darah. 
Jika peredaran darah terganggu, pasokan air, nutrisi dan oksigan pada kulit pun terganggu 
sampai akhirnya kulit bakal cepat keriput dan menua.

5. Muncul jerawat
Bisa kita lihat, orang stres biasanya akan muncul jerawat pada kulit wajahnya. Hal ini dikarenakan stres menyebabkan produksi minyak sebum pada kulit berlebih. Minyak yang berlebih pada kulit akan menyebabkan banyak kotoran, debu, dan polusi menempel hingga akhirnya kulit mudah berjerawat.

6. Membuat rambut rontok dan kebotakan
Stres pada level yang tinggi akan menyebabkan rambut menjadi rontok hingga kebotakan. Hal ini disebabkan karena adanya hormon androgen saat stres yang membuat kulit pecah-pecah dan akhinta rambut menjadi kusam dan mudah patah serta rontok.

7. Muncul uban
Selain membuat rambut menjadi rontok, stres juga dapat memicu munculnya uban pada rambut. Hal ini bisa anda lihat pada orang yang sering mengalami stres.

, ,